Belum Saatnya

belum
belum saatnya untukku
masih banyak yg harus kulewati tuk itu
sebuah mimpi waktu dulu

tak ada kata jemu
tak ada kata ragu
dan kan kubuktikan mimpi itu tak semu
karna waktu kian memburu

Postingan yang mirip

This entry was posted in My Diary, Puisi. Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

facebook comments:

10 Comments

  • At 2009.04.13 20:11, akhpaiman said:

    belum saatnya gimana tho, di..
    sekarang ini saatnya belajar bahasa arab!
    (antum rabu kemarin napa ndak datang?)

  • At 2009.04.16 01:22, ruslan said:

    hhhmmm…
    what kind of dreams that you wanna realize?
    (^^)

  • At 2009.04.24 06:04, nyubiz said:

    apik di :)

  • At 2009.05.15 03:44, aiek said:

    ngerii…

  • At 2009.05.20 15:17, v13x said:

    Dah disuruh buru buru kawin yak !

(Required)
(Required, will not be published)

  • Allah Berfirman:

    melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)? [As-Saffaat 37:59]


  • email: adi88nugroho@gmail.com
    YM: adi88nugroho
    FB: fb.com/adinugroho.web.id
    Twitter: twitter.com/adi88nugroho
    Skype: adi88nugroho
  • Artikel Terbaru

  • Categories

  • Archives

More in My Diary, Puisi (110 of 229 articles)