Cara Ternak Burung Pleci

Ternak pleciPleci adalah salah satu burung kicau yang populer di Indonesia. Postur tubuhnya yang mungil dengan kicauan yang merdu dan nyaring menjadikan burung ini banyak digemari orang dari berbagai kalangan. Populasi pleci dialam liar masih melimpah sehingga harganya masih terjangkau. Naun harga pleci akan meningkat tajam hingga puluhan juta jika sering memenangkan kontes.

Harga burung pleci di pasaran antara Rp 25.000 – Rp 250.000. Pleci memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi karena ada banyak penggemar dan juga banyak kontes untuknya. Saat ini popularitas pleci dinilai orang sudah sejajar dengan burung kacer yang telah terkenal sebagai burung kicau selama puluhan tahun. Sehingga melakukan ternak burung pleci sangat prospektif karena banyaknya permintaan. Apalagi sekarang pemasaran lebih mudah karena selain dijual ke pasar burung atau ke toko penjual burung ocehan, dapat juga dijual secara online di instagram, facebook ataupun marketplace

Klasifikasi

Burung pleci memiliki nama latin Zozterops palpebrosus, ia termasuk ke dalam jenis burung kicau Ordo Passeriformes. Habitat alami burung ini adalah daerah pegunungan, hutan, perkebunan, semak belukar dan area persawahan.

Dikutip dari jenis.net, Klasifikasi burung pleci adalah sebagai berikut :

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Ordo : Passeriformes
Kelas : Aves
Famili Zosteropidae

Jenis Burung Pleci

Burung PleciBurung pleci ada berbagai jenis. Perbedaan jenis burung pleci dapat dilihat pada ukuran tubuh dan ciri khas lingkaran putih disekitar matanya. Burung pleci terkenal dengan nama burung kacamata. Jenir burus pleci antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Pleci Buxtoni
    Pleci buctoni memiliki ciri fisik yang lebih besar, berisi, bentu bada lebih membulat, bulu punggungnya berwarna kuning kehijauan dengan bagian dasar hingga bagian dubur berwarna abu-abu, kaki berwarna hitam kecokelatan dan paruhnya berwarna hitam dengna sedikit warna putih. Ia merupakan jenis burung yang rajin bunyi.
  2. Pleci Dada Kuning Mata Putih
    Jenis burung ini biasa disebut juga dengan sebutan pleci dakun maput. Ia merupakan pleci yang memiliki ciri bulu disekitar dada hingga dubur berwarna kuning dengan iris mata berwarna putih. Jenis burung pleci ini termasuk yang memiliki kualitas unggul dibandingkan yang lainnya, dilihat dari kualitas suara yang istimewa dan mental tarungnya yang bagus.
  3. Pleci Auriventer
    Jenis burung pleci ini tubuhnya berukuran lebih panjang dengan bulu disekitar dada hingga dubur yang berwarna abu-abu, bulu pada leher bawah berwarna kuning dengan iris mata berwarna cokelat, bulu bagian atas kepala, punggung , sayap hingga ekornya berwarna kuning kecokelatan dengan slap hitam di bagian sayap dan ekornya. Dari segi suara, kicau pleci Auriventer lebih berat dan ngebas.
  4. Pleci Dada Kuning Mata Coklat
    Jenis burung pleci ini biasa disebut dengan nama pleci dakun macok. Ia memiliki ukuran fisik yang lebih kecil dengan buru di sekitar dada hingga dubur yang berwarna kuning. Bagian Iris matanya berwarna cokelat. Ia memiliki kicauan yang merdu dan nyaring. Populasi pleci dada kuning mata cokelat cukup melimpah sehingga harganya pun cukup terjangkau.
  5. Pleci Montanus
    Jenis pleci ini disebut juga dengan nama pleci gunung. Ia memiliki ukuran tubuh kecil dengan bulu dada hingga dubur yang berwarna abu-abu, paruh dan kaki berwarna hitam, bulu bagian leher bagian bawah berwarna kuning, bulu kepala, punggung, sayap hingga ekornya berwarna kuning kecokelatan.

Kandang Pleci

Dalam ternak burung pleci, kandang merupakan salah satu hal utama yang perlu disiapkan sejak awal. Kandang burung yang baik untuk ternak harus memenuhi 2 faktor berikut ini :

1. Jenis Bahan Yang Digunakan

Meskipun burungnya kecil, namun bahan kandang burung pleci harus tetap mengutamakan kekuatan, tidak mudah lapuk dan nyaman bagi burung yang mendiaminya.

2. Tujuan Pembuatan Kandang

Pembuatan kandang burung pleci tentu memiliki tujuan yang berbeda-beda. Adapun jenis kandang burung pleci berdasarkan tujuan pembuatannya antara lain :

  • Kandang Reproduksi
    Sesuai namanya, kandang reproduksi berfungsi untuk tempat reproduksi burung pleci jantna dengan betina. Di dalam kandang reproduksi disediakan tempat bertelur berupa anyaman bambu yang menyrupai sarang telur. Ditempat anyaman bambu disediakan rerumputan kering atau ijuk untuk dijadikan sarang bagi burung pleci. Karena berukuran kecil, kandang reproduksinya dapat berupa sangkar burung kicau  pada umumnya. Kandang reproduksi hanya berisi sepsasang burung, yaitu indukan jantan dan betina.
  • Kandang Pembesaran
    Kandang pembesaran berfungsi untuk membesarkan anakan burung pleci yang sudah lepas sapih dari indukannya atau ang bisa diloloh dengan bantuan manusia. Ukuran kandang ini pun disesuaikan dengan jumlah anakan burung pleci yang dimiliki.
  • Kandang Pendewasaan
    Kandang ini berfungsi untuk menempatkan burung pleci remaja hingga dewasa yang siap bereproduksi. Kandang ini boleh berisi beberapa ekor burung pleci remaja.

Pakan

Burung pleci termasuk ke dalam burung omnvora, sehingga pakan bagi burung pleci cukup mudah. Jenis pakan nabati untuk burung pleci antara lain :

  1. Jeruk
  2. Pepaya
  3. Pisang

Selain diberikan pakan nabati, pleci juga perlu diberi pakan hewani sebagai sumber protein yang baik baginya, yaitu :

  1. Jangkrik
  2. Ulat hongkong
  3. Kroto
  4. Ulat kandang
  5. Belalang

Dari berbagai pakan hewani diatas, berbagai jenis belalang memberikan efek yang paling baik dikarenakan kandungan proteinnya yang paling tinggi. Selain diberi pakan alami, pleci perlu juga diberi pakan voer khusus burung yang diproduksi oleh pabrik pembuat pakan. Pemberian voer dimaksudkan agar nutrisi yang dibutuhkan burung pleci dapat terpenuhi dengan baik sehingga burung menjadi lebih sehat.

Seleksi Induk Untuk Ternak Burung Pleci

Tahap selanjutnya untuk mulai beternak burung pleci adalah melakukan seleksi calon induk. Dengan induk yang berkualitas akan didapatkan hasil panen yang berkualitas pula. Calon induk burung pleci yang sudah siap bereproduksi adalah yang sudah berumur 18 bulan untuk calon iduk betina, sedangkan pejantan berumur 12 bulan.

Ciri yang membedakan burung pleci jantan dan betina adalah sebagai berikut :

  1. Paruh pleci betina umumnya lebih panjang daripada yang jantan.
  2. Postur tubuh pleci betina umumnya lebih pendek dan membulat dibandingkan yang jantan.
  3. Kepala pleci betina lebih kecil dibandingkan yang jantan.
  4. Lingkaran putih disekitar mata pleci betina lebih tebal dibanding yang jantan.

Setelah anda dapat membedakan pleci jantan dan betina, langkah seanjutnya adalah memilih calon indukan yang berkualitas yang ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  1. Bagia duburnya bersih, menandakan kondisinya sehat (tidak diare)
  2. Matanya bersih
  3. Bergerak aktif
  4. Bulunya bersih dan tidak rontok
  5. Bentuk tubuh normal, tidak cacat
  6. Memiliki nafsu makan yang baik
  7. Memiliki birahi yang baik

Proses Reproduksi

Burung pleci yang sudah siap kawin, berumur 18 bulan untuk yang betina dan 12 bulan untuk yang jantan, mulai dijodohkan dengan dimasukkan pada sangkar yang berbeda namun diletakkan berdekatan agar keduanya saling mengenal. Masa pengenalan berlangsung sekitar 3 – 7 hari. Jika pleci jantan dan betina saling mendekat pada malam hari dan siang hari berkicau saling bersahutan, hal tersebut menandakan keduanya sudah dapat mulai dijodohkan dengan dimasukkan ke kandang reproduksi. Namun demikian, diperlukan pengawasan yang intensif saat induk jantan dan betina disatukan didalam kandang reproduksi. Jika keduanya tidak mau jodoh atau stress, keduanya akan bertengkar yang jika tidak dipisah, burung yang kalah bertengkar akan mati.

Setelah berjodoh di kandang penangkaran, induk jantan dan induk betina akan segera kawin dan tak berapa lama kemudian induk betina akan bertelur. Setelah bertelur 2 hingga 4 butir, induk betina akan mengerami telurnya selama 14 hari hingga menetas. Indukan pleci pun akan menyuapi anaknya. Pada umur 2 minggu anakan pleci sudah dapat dipisahkan dengan induknya dan dimasukkan ke kandang inkubator. Pemberian pakan dilakukan dengan meloloh anakan pleci menggunakan alat suntik yang jarumnya telah diganti dengan pentil sepeda. Berikan pakan yang banyak mengandung protein agar anakan burung cepat besar. Setelah dapat makan sendiri, anakan pleci dimasukan ke kandang pembesaran. Disamping diberi pakan yang mengandung protein yang tinggi seperti voer khusus burung pleci maupun pakan alami berupa ulat hongkong, jangkrik atau kroto, berikan vitamin pada minumannya agar kebutuhan nutrisi anakan pleci dapat terpenuhi dengan baik.

Panen Ternak Burung Pleci

Waktu panen ternak burung pleci bebas tergantung kemauan anda yang memeliharanya. Anda bisa memanennya pada saat anakan mulai diloloh hingga saat burung pleci sudah dewasa dan bisa berkicau dengan baik. Memanen saat masih berusia muda biasanya menghasilkan pendapatan lebih sedikit tetapi lebih minim resiko.

Analisa Usaha Ternak Burung Pleci

Dibawah ini adalah analisis usaha ternak burung pleci, dijual saat umur 1 bulan dengan sepuluh pasang indukan pleci yang siap kawin.

Biaya Investasi

  • Pemuatan kandang = Rp. 1.000.000
  • Pembelian induk pleci 10 pasang @Rp. 200.000 = Rp. 2.000.000
    Total = Rp 3.000.000

Biaya Operasional

  • Pakan = Rp. 800.000
  • Biaya obat/lain-lain =  Rp. 50.000
    Total = Rp. 850.000

Sehingga jumlah modal awal Rp 3.850.000

Perkiraan panen setelah 2 bulan dipelihara :

Setiap pasang menghasilkan 3 anakan sehingga hasilnya 3 x 10 @Rp. 50.000 = Rp. 1.500.000

Pendapatan = Rp. 1.500.000
Biaya operasional = Rp. 850.000
Keuntungan dalam sekali panen – Rp. 650.000
BEP = enam kali panen