3 Jenis Jaringan Dasar Tumbuhan 

Jaringan dasar tumbuhanTahukah Anda mengapa setiap tumbuhan mampu tumbuh dengan kokoh? Hal tersebut disebabkan karena adanya sel-sel yang membentuk sebuah jaringan yang selalu membelah diri setiap harinya. Nah salah satu jaringan yang mendukung tumbuh kembang tubuh tumbuhan adalah jaringan dasar tumbuhan.

Jaringan tumbuhan ini memiliki peran untuk mengisi biomassa, menjalankan fungsi fisiologi sekaligus menopang serta memberi bentuk pada tubuh tumbuhan. Secara umum jenis jaringan dasar pada tumbuhan ini terbagi atas tiga tipe, diantaranya adalah jaringan parenkim, kolenkim serta sklerenkim. Untuk lebih jelasnya mengenai ketiga tipe jaringan dasar tumbuhan tersebut, simaklah penjelasan dibawah ini.

Macam-Macam Jaringan Dasar Pada Tumbuhan

  1. Jaringan Parenkim

Parenkim merupakan jaringan dasar pada tumbuhan paling utama yang umumnya terdiri dari ribuan sel-sel parenkim berada di bagian akar dan batang. Salah satu tujuan dari sel-sel parenkim ini adalah untuk mengisi bagian-bagian korteks pada batang, daun, bunga dan biji.

Sel parenkim yang berada di bagian daun memang memiliki fungsi yang sangat khas sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Oleh karenanya bagian ini sering kali disebut sebagai klorenkima berkat klorofil yang dimilikinya.

  1. Jaringan Kolenkim

Dalam jaringan dasar tumbuhan keberadaan jaringan kolenkim ini sangat penting pada struktur organ tumbuhan. Sebab, jaringan ini berperan sebagai penguat atau mekanik yang mana mengalami penebalan pada dinding sel primer.

Namun penebalan yang terjadi pada dinding sel kolenkim tersebut tidaklah merata dan menyeluruh, biasanya penebalan hanya terjadi pada dinding sel kolenkim yang terletak dibagian sudut atau sisi-sisi tertentu saja.

Fungsi yang dimiliki oleh jaringan kolenkim ini juga sangat membantu struktur organ tumbuhan supaya tidak layu serta menjaga kesegaran tubuh tumbuhan ketika tekanan turgor atau organ tumbuhan yang berfungsi memberikan bentuk menurun secara tiba-tiba.

  1. Jaringan Sklerenkim

Nah selain tersebut diatas, jaringan dasar pada tumbuhan juga disusun oleh jaringan sklerenkim yang memiliki struktur dinding sel yang tebal dan mengeras. Ketebalan serta pengerasan pada dinding sel tersebut bukanlah tanpa sebab, perubahan tersebut terjadi karena adanya endapan senyawa selulosa dan lignin. Saking tebalnya endapan kedua senyawa tersebut membuatnya hanya menyisakan beberapa ruang dalam sel atau lumen saja.

Biasanya jaringan sklerenkim yang telah matang akan berubah bentuk setelah protoplasmanya pecah atau mengalami lisis. Nantinya hal tersebut akan meninggalkan kerangka keras yang pada akhirnya akan berfungsi untuk menopang tubuh pada tumbuhan. Umumnya jaringan ini terletak di bagian batang dan akar khususnya di bagian-bagian yang mudah sekali mengeras.

Itulah tadi informasi mengenai jenis jaringan penyusun jaringan dasar pada tumbuhan yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaaat sekaligus memberikan wawasan baru bagi seluruh pembaca yang budiman. Terima kasih.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *