Aneurisma Otak dan Tipenya

aneurisma otakAneurisma adalah sebuah kota yang berasal dari bahasa yunani yang artinya pelebaran. Dalam dunia medis, Aneurisma dapat didefinisikan sebagai pelebaran dinding pembuluh darah karena lemahnya struktur dinding tersebut. Secara umum, aneurisma terjadi pada pembuluh arteri besar jantung, pembuluh arteri popliteal di tungkai bawah dan pembuluh arteri otak. Pada artikel ini saa aan khusus membahas mengenai Aneurisma otak.

Berdasarkan bentuknya, aneurisma otak terbagi menjadi dua tipe. Tipe pertama berbentuk seperti kantong atau sakular DEL dan tipe kedua berbentuk seperti gelendong.

Aneurisma sakular merupakan tipe aneurisma yang paling banyak ditemukan pada pembuluh arteri otak. Tipe ini juga dikenal dengan sebutan aneurisma beri karena bentuknya menyerupai buah beri yag menonjol dari dinding pembuluh darah. Aneurisma sakular memiliki dua bagian penting badan aneurisma yang berbentuk kantung dan leher aneurisma sebagai pengubung antara badan aneurisma dengan pembuluh arteri otak. Adanya konfigurasi badanĀ  dan leher aneurisma menyebabkan aneurisma tipe ini cenderung membesar dan rentan pecah. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai ukuran dan konfigurasi aneurisma snagat pentng untuk dimiliki untuk menentukan tindakan medis yang diperlukan.

Sementara itu, tipe aneurisma gelendong (fusiformis) lebih jarang ditemui. Pada kasus aneurisma sakular, pembesaran hanya terjadi pada salah satu sisi dinding pembuluh darah saja, sedangkan pada aneurisa fusiformis pelebaran terjadi hampir disemua sisi permukaan darah. Tipe aneurisma fusiformis jarang ditemukan pecah karena adanya proses penebaran dinding akibat perlemakan dan pengapuran dinding pembuluh darah.

Berdasarkan ukuran kantong aneurisma, aneurisma dapat dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu :

  1. kelompok sangat kecil, diameter kurang dari 3 mm
  2. kelompok kecil, diameter 3-7 mm
  3. kelompok sedang, diameter 7-14 mm
  4. kelompok besar, diameter 14-24 mm
  5. kelompok raksasa, diameter lebih dari 25 mm

Sebuah penelitian di jepang pada tahu 2012 menunjukkan bahwa semakin besar ukuran aneurisma, semakin besar pula resiko untuk pecah. Resiko terbesar ditemui pada kelompok aneurisa raksasa (>25 mm) dengan ditemukannya resiko aneurisma pecah yang mencapa 33,4 % per tahunnya. Penelitian lain yang dilakukan Villablanca dan kawan kawan pada tahun 2013 melaporkan bahwa pada kelompok sedang dan besar pertumbuhan aneurisma terjadi dengan sangat cepat dibanding kelompok lainnya. Resiko pecahnya aneurisma pun berhubungan erat dengan kecepatan pertumbuhannya.

Dari penjelasan singkat diatas, setidaknya kita sekarang sudah mengetahui gambaran umum mengenai aneurisma. Untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut, terlebih dahulu kita harus mengetahui sistem pembuluh darah manusia. Mengapa? Tentu saja karena penyakit ini terjadi pada dinding pembuluh darah.

Manusia memiliki dua sistem pembuluh darah. Pertama, pembuluh darah arteri yang berfungs mengalirkan darah dari jantung ke organ tubuh lain. Pembuluh arteri memiliki dinding yang tebal karena harus mengakomodasi aliran darah yang cukup besar. Sistem pembuluh arteri memiliki bagian tekanan yang tinggi pada sistem sirkulasi agar darah mampu mencapai organ organ tubuh lainnya untuk memberi oksigen dan nutrisi. Pada organ tertentu yang letaknya lebih tinggi daripada jatung, seperti otak, tekenan aliran darah harus cukup tinggi untuk melawan gaya gravitasi supaya darah dapat masuk ke otak. Bayangkan saja jika terdapat robekan pada pembuluh arteri otak, pendarahan besar yang berakibat fatal pun akan sullit terhindarkan.

Kedua, pembuluh darah vena yang bertugas mengalirkan darah dari organ tubuh kembali ke jantung. Pembuluh vena berdinding tipis dengan tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada tekanan darah di arteri. Pada pembuluh vena di otak, gaya gravitasi sangat diperlukan untuk membantu mengalirkan darah kembali ke jantung. Robekan pada pembuluh vena umumnya tidak berbahaya karena aliran darahnya yang lambat memungkinkan respons yang lebih baik untuk menghetikan pendarahan secara spontan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *