Burung Cucak Hijau : Morfologi, Habitat dan Perawatannya

Burung cucak hijauBurung cucak hijau (Chloropsis sp.) merupakan burung sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Memiliki bentuk tubuh yang indah dan dengan bulu yang berwarna hijau daun, burung ini begitu disukai oleh masyarakat Indonesia.

Morfologi

Burung cucak hijau ini memiliki panjang tubuh antara 14 – 23 cm. Bulu berwarna hijau dan orangye di bagian abdominal. Pada burung jantan, bagian tenggorokan sampai bagian dada berwarna hitam. Selain itu, pada burung jantan bagian abdominal sampai ekor berwarna lebih hijau menyala di bandingkan dengan burung betina. Pada burung betina, baian kepalanya berwarna hijau.

Habitat dan Penyebaran

Penyebaran burung cicak hijau cukup luas, selain di Indonesia jenis burung ini terdapat pula di India, Burma, Thailand dan Cina. Habitat burung ini biasanya pada ketinggal 200 – 400 meter diatas permukaan laut. Aktivitas harian burung ini sering terlihat di kaki kaki gunung. Burung ini sering kali dijumpai dalam kelompok kelompok kecil.

Cucak hijau di alamSpesies Burung cucak Hijau yang ada di Indonesia merupakan spesies Chloropss sonnerati yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Bali. Selain di Indonesia spesies ini juga bisa ditermukan di negara lain seperti Brunei, Malaysia, Myanmar, Singapura dan Thailand.

Populasi burung ini di Indonesia sudah sangat sedikit yang disebabkan kerusakan habitatnya, hal inilah yang menyebabkan Chloropss sonnerati saat ini sudah masuk ke dalam spesies dilindungi di Indonesia. Hal ini sesuai dengan Peraturan menteri nomer 92 tahun 2018.

Bagi anda yang menginginkan memiliki burung cucak hijau anda bisa membeli burung cucak hijau cina (Chloropsis hardwickii) yang bukan merupakan spesies dilindungi di Indonesia. Biasanya harganya sekitar 3 jutaan untuk 1 ekornya.

Perawatan

Pemeliharaan burung ini tidak berbeda jauh dengan jenis burung lain. Halhal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan cucak hijau  adalah kebutuhan pakan, keamanan agar burung tidak mudah stres, lokasi kandang yang jauh dari keramaian, model kandang dan perhatian yang diberikan pemiliknya.

Di alam bebas, burung ini menyukai buah buahan dan serangga sebagai pakannya. Namun dalam pemeliharaan di sangkar atau kandang burung ini dapat diberi jenis pakan biji bijian seperti canary seed, millet dan juwawut. Burung ini juga dapat diberi pakan buatan seperti voer.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *