Cara Memilih Bakalan Burung Pleci Berkualitas

pleciBurung pleci (Zosterops) adalah burung kecil yang cantik dan berkacamata. Dalam sebuah sumber dikatakan bahwa secara tradisional, genus ini dimasukkan kedalam genus Zosteropidae. Namun, berdasarkan kajian filogeni terbaru, bisa jadi kelompok ini merupakan bagian dari suku TImalidae.

Pendahuluan

Pleci adalah burung yang hidup secara sosial bergerombol. Di alam, burung ini kerap membentuk gerombolan besar yang bergerak bersama diantara tajuk pepohonan, gemar berkelompok, bahkan sering juga bercampur dengan jenis-jenis burung yang lainnya.

Di habitat aslinya, makanan utama burung pleci adalah buah-buahan, nektar dari bunga tumbuhan, buah yang manis, serangga kecil, ulat, pupa, larva atau telur semut (kroto). Ia termasuk burung yang monomorfik, artinya burung berkelamin jantan dan betina memiliki tampilan fisik yang sama.

Pleci adalah burung jenis semi fighter, sama dengan cucak hijau. Jadi, burung yang juga disebut burung kacamata ini bukanlah burung petarung murni. Dan, sebagaimana pada cucak hijau, daya tarung yang ada pada burung pleci cenderung lebih diakibatkan oleh tingkat birahi pada level tertentu, yang tentunya akan membuat burung ini berkicau untuk menjaga daerah teritorialnya.

Burung pleci termasuk burung yang mudah jinak dan sangat cerdas. Terbukti, meskipun tangkapan liar, namun dapat dengan mudah menirukan suara burung lain. Ia juga termasuk burung yang mudah beradaptasi dan bahkan anti stress, apalagi hanya oleh perubahan lingkungan atau lingkungan baru. Namun demikian, burung ini sedikit mudah kaget apabila disekitarnya ada suara kencang yang mengganggu ketenanganannya.

Membedakan Jenis Kelamin Burung Pleci

Membedakan jenis kelamin burung pleci merupakan suatu hal yang penting dalam memilih bakalan berkualitas. Hal itu dikarenakan burung yang memiliki suara yang bervariasi hanyalah burung pejantannya saja. Meski termasuk burung monomorpic, namun ada beberapa hal yang membedakan pleci jantan dan betina. Beberapa ciri tersebut ialah pada pejantan ditandai dengan postur badan yang lebih panjang proposional, kepala cenderung lebih besar, bola mata besar dengan garis melingkar kacamata yang putih solid dan lebih tebal, paruh panjang dan lebih tebal, kaki jenjang atau lebih tinggi dan ekor  lebih panjang dengan ujung ekor berbentuk V.

Sedangkan, pleci betina ditandai dengan ppostur badan yang cenderung berbentuk bulat lebih pendek, kepala lebih kecil bola mata ukuran normal dengan garis melingkar kacamata yang lebih tipis dan tidak solid. Seain itu, paruh umumnya lebih pendek dan tipis, kaki lebih pendek dan ekor lebih pendek dengan ujung ekor yang rata.

Ciri-Ciri Bakalan Burung Pleci Berkualitas

Memilih bakalan burung pleci gampang-gampang susah, terutama bagi pemula. Mengapa? Sebab, burung ini adalah burung kecil dan gesit. Sehingga, jika mencari di bakul ombyokan, tentu ini bukan urusuan yang mudah. Di dalam sangkar ombyok, biasanya burung berjubel sehingga susah dipilih.  Jika anda akan membeli bakalan, beberapa kriteria berikut perlu dipertimbangkan.

Pertama, pilihlah pleci yang berpostur panjang, namun serasi dengan panjang leher dan tinggi kaki. Pleci juga harus berdiri tegak dengan dada lebar yang bidang disertai dengan leher panjang yang padat berisi.

Kedua, pilihlah burung dengan kepala besar, sebab pleci dengan tipe ini cenderung memiliki otak yang lebih besar. Secara ilmiah, salah satu komponen di otak burung yang menentukan baik atau tidaknya seekor burung berkicau adalah HVC (High Vocal Center). Semakin besar HVC di otak burung, maka burung akan semakin cerdas dan semakin baik berkicaunya.

Ketiga, pilihlah mata pleci yang bulat dan bersih serta besar, karena ini menjadi ciri dari burung yang sehat, cerdas dan responsif. Keempat, pilih bulu pleci yang rapi dan tidak kusam karena menandakan burung sehat dan kondisinya prima.

Kelima, pilih burung dengnan pangkal paruh yang lebar dengan paruh atas yang tebal, panjang dan lurus. Ciri ini menandakan bahwa burung ini cenderung mempunyai lagu yang panjang dengan variasi yang banyak dan suara sangat keras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *