Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Bakteri

Faktor pertumbuhan bakteriPertumbuhan bakteri dipengaruhi oleh faktor fisika dan kimia. Faktor faktor fisika yang dapat mempengaruhi pertumbuhan / pembiakan bakteri adalah suhu, gas, pH, cahaya dan salinitas.

Suhu tinggi berpengaruh terhadap reaksi kimia (dalam proses biokimia) sehingga suhu dapat mempengaruhi laju pertumbuhan dan jumlah total pertumbuhan merubah proses metabolik tertentu serta bentuk luar sel. Contonya saja bakteri Bacillus subtilis menggunakan enzim selulase untuk memutus ikatan di dalam selulosa. Nah pada suhu rendah dibawah 10 C enzim ini berhenti befungsi sehingga bakteri B. subtilis tidak dapat lagi memutus ikatan di dalam selulosa untuk merubahnya menjadi glukosa dan dikonsumsinya.

Kisaran suhu bagi bakteri terbagi dalam tiga tahap yaitu suhu minimum, suhu optimum dan suhu maksimum. Suhu pertumbuhan optimum adalah suhu inkubasi yang memungkinkan pertumbuhan tercepat selama periode waktu yang singkat, yaitu 12 sampai dengan 24 jam. Berdasarkan suhu inkubasi bakteri dikelompokkan ke dalam 3 jenis yaitu Psikrofil (suhu antara 0 – 30 C), Mesofil (Suhu antara 25 – 40 C) dan Termofil fakultatif (Suhu antara 25 – 55 C).

Gas merupakan persyaratan pertumbuhan yang penting. Keberadaan gas ini harus diperhatikan, karena ada bakteri yang tergolong aerob (dalam pertumbuhannya perlu oksigen) dan bakteri anaerob (dalam pertumbuhannya tidak membutuhkan oksigen). Jika tidak ada oksigen bakteri aerob tidak dapat tumbuh dan akan mati, sebaliknya bakteri anaerob akan keracunan jika di lingkungan hidupnya terdapat oksigen.

Faktor pH juga merupakan faktor yanng mempengaruhi pertumbuhan bakteri. Sebagian besar bakteri memiliki pH optimum 6,5 – 7,5 sama dengan hewan dan tumbuhan. Beberapa spesies bakteri ada yang mempunyai pH minimum 0,5 dan maksimum 9,5.

Pergeseran pH dalam suatu media pertumbuhan bakteri dapat terjadi sedemikian besar, karena akibat adanya senyawa senyawa asam atau basa selama pertumbuhan. Pergeseran ini dapat dicegah dengan menggunakan larutan penyangga yang disebut buffer (kombinasi gara garam KH2PO4 dan K2HPO4). Garam garam anorganik sangat diperlukan oleh bakteri untuk keperluan mempertahankan keadaan koloid, mempertahankan terkanan osmosis di dalam sel. Sel memelihara keseimbangan pH serta aktivator enzim.

Selain faktor faktor tersebut diatas, beberapa bakteri memerlukan persyaratan lain, diantaranya bakteri fotoautropik (fotosintetik) yang harus ada pencahayaan. Pertumbuhan bakteri ada juga dapat dipengaruhi oleh tekanan osmotik dan tekanan hidrostatik. Dalam pembiakan pertumbuhan terutama bagi bakteri yang heterotrof, maka faktor pertumbuhan ini merupakan persayaratan yang paling penting, misalnya ekstrak ragi, darah, vitamin B komplek, asam amino, purin dan pirimidin.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *