Faktor Penyebab Aneurisma Otak

Penyebab Aneurisma OtakHingga saat ini, belum diketahui secara pasti faktor faktor penyebab aneurisma otak. Namun, penyakit ini diduga kuat berhubungan dengan lemahnya dinding pembuluh darah. Dahulu, lemahnya dinding pembuluh darah akibat bawaan lahir atau faktor keturunan dipercaya menjadi satu satunya penyebab aneurisma otak.

Penelitian yang dilakukan vlak et al pada tahun 2013 menunjukkan bahwa faktor risiko yang muncul akibat gaya hidup seperti kebiasaan merokok, minum alkohol yang berlebihan, penyakit perlemakan dinding pembuluh darah dan cedera pembuluh darah juga memainkan peranan krusial pada timbulnya aneurisma otak.

Selain itu, kerusakan dinding pembuluh darah juga dapat disebabkan oleh faktor mekanik, seperti tekanan darah tinggi atau tindakan / intervensi medis yang dilakukan di dalam pembuluh darah. Pada seseorang dengan penyakit tekanan darah tinggi menahun yang tidak terkontrol, di dalam pembuluh darahnya terdapat suatu area yang mendapatkan tabrakan aliran darah ke dinding secara terus menerus yag tentu akan melemahkankan dinding pada area tersebut. Sama halnya juga dengan intervensi medis yang dilakukan di pembuluh darah, adanya kawat atau selang yang masuk ke dalam pembuluh darah memiliki resiko perlukaan pada bagian dalam dinding yang berpotensi melemahkan struktur dinding pembuluh darah tersebut.

Faktor resiko lain yang tidak kalah penting adalah usia, semakin tua seseorang semakin tinggi ula resiko terserang aneurisma otak. Meskipun tidak tertutup kemungkinan dialami juga pada usia yang lebih muda. Perlu diingat bahwa seseorang yang memiliki beberapa faktor pemicu sekaligus berpeluang lebih besar untuk terserang aneurisma.

Sehingga, jika diringkas faktor penyebab aneurisma otak adalah sebagai berikut :

  1. Merokok
  2. Riwayat penyakit darah tinggi
  3. Adanya riwayat penyakit aneurisma otak sebelumnya (kemungkinan tumbuh di tempat lain)
  4. Adanya riwayat aneurisma dalam keluarga (10 – 15% anggota keluarga akan memiliki aneurisma juga)
  5. Adanya riwayat penyakit jaringan ikat (seperti sisndroma marfan atau sindroma ehler-danlos
  6. Usia diatas 40 tahun
  7. Jenis kelamin (Rasion perempuan : laki laki adalah 3 : 2)
  8. Adanya riwayat cedera pembuluh darah

Seberapa sering penyakit ini terjadi ?

Secara kasar, diperkirakan 1 dari 100 orang memiliki aneurisma otak. Namun, berdasarkan strudi terbaru jumlahnya diperkirakan jauh lebih besar hingga mencapai 5 dari 100 orang. Angka kejadian aneurisma yang terbilang besar ini pada kenyataannya tidak sering dijumpai pada kehidupan sehari hari. Hal ini dikarenakan banyak orang yang tidak mengetahui bahwa dirinya memiliki aneurisma otak. Mereka baru mengetahui ketika aneurisma itu pecah, menimbulkan gejala akibat penekanan struktur otak atau tanpa sengaja ditemukan pada pemeriksaan berkala.

Apakah Aneurisma orak diwariskan secara genetik ?

Sekitar 10 % dar kasus aneurisa otak diwariskan dari keluarga, sisanya dianggap soradik yaitu aneurisma terbentuk secara spontan. Kerentanan aneurisma otak untuk pecah juga dipengaruhi oleh faktor genetik karena tidak semua orang yang memiliki aneurisma akan pecah di kemudian hari.

Bisakah seseorang memiliki lebih dari satu aneurisma otak ?

Bisa. Sekitar 30% orang dengan aneurisma otak akan memiliki lebih dar satu aneurisma, bahwa lebih dari tiga. Sampai sekarang masih belum jelas penyebab seseorang memiliki satu buah aneurisma sedangkan yang lain memiliki beberapa aneurisma. Faktor genetik diduga berperan di dalamnya.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *