Jenis Anthurium dan Cara Pemeliharaannya

tanaman anthuriumTanaman hias anthurium termasuk ke dalam family Araceae dan biasa dijadikan tanaman penghias pekarangan yang di tanam di dalam pot. Bersama Aglaonema, anthurium pernah booming di Indonesia di sekitar tahun 2005 – 2007. Harga yang tinggi saat itu tetap diburu oleh para pecinta tanaman hias karena keunikan dari daun tanaman ini. Saat ini memang harganya sudah tak semahal saat itu, dimana sekarang sudah banyak yang mengembangbiakannya sehingga anda harus bersyukur dapat mendapatkan tanaman yang memiliki daun yang indah ini dengan harga terjangkau untuk saat ini.

Jenis Anthurium

Di dunia ini sebenarnya banyak sekali jenis anthurium, namun yang biasa di tanam dan banyak tersebar di Indonesia ada 8 jenis yaitu :

  1. Anthurium ferrierense
    Daun berbentuk jantung, tepi daun rata dan permukaan daun licin seperti kulit, warna hijau cerah. Pada waktu daun muda berwarna merah muda. Panjang daun 15 – 20 cm dan lebar 10 – 15 cm. Tangkai daun bulat kecil panjang 30 – 40 cm. Tinggi tanaman kira kira 70 cm.
    Yang menarik dari tanaman ini ialah bunganya yang seperti tongkol kecil berukuran 3 – 5 cm dengan seludang bunga yang berbentuk jatung berwarna merah jambu menyala, sepanjang 10 – 12 cm.
  2. Anthurium crystallinum
    Tanaman ini berasal dari Peru dan di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Kupung Gajah. Hal ini disebabkan daunnya sangat menarik berbentuk jantung yang besar menyerupai telinga gajah. Warna daun hjau tua dengan urat urat daun yang berwarna hijau muda keputih putihan jelas menonjol di atas dasar yang hijau kelam seolah olah kristal.
    Panjang daun 20 – 40 cm dengan lebar 15 – 38 cm. Tepi daun rata, tangkai daun bulat kecil sepanjang 40 – 50 cm. Tanaman dapat setinggi 80 cm.
  3. Anthurium hookeri
    Tanaman ni berasal dari india barat. Daunnya besar berwarna hijau muda mengkilat dengan tangkai sepanjang sekitar 70 cm. Tongkol bunga berwrna ungu dengan seludang bunga berwarna hijau.
  4. Anthurium macrolobium
    Tanaman ini termasuk spesies hybrid yang dikembangkan di tahun 2000an. Jenis tanaman anthurium in memiliki aun yang bertangkai panjang. Daun berwarna hijau dengan tepi yang bertoreh menjari (berlekuk). Tinggi tanaman bisa mencapai 100 cm.
  5. Anthurium magnificum
    Jenis anthurium ni berasal dari Colombia dan tingginya bisa mencapai 70 cm. Daun berukuran sangat besar mengkilat seperti beledu.
  6. Anthurium regale
    Berasal dari Peru, tingginya sekitar 70 – 100 cm. Daun berukuran sangat besar, warnanya hijau tua dan urat urat daunnya cerah (hijau muda). Daun Bunga berwarna cokelat dengan tongkol kecil warna cokelat.
  7. Anthurium robustum
    Jenis anthurium ini dapat tinggi hingga 70 – 100 cm dengan daun daun besar hijau tua dan uarat urat daun yang hijau cerah. Bunganya sama denganĀ A. regaleĀ tetapi warnanya hijau kecoklelatan.
  8. Antrhurium roezli
    Jenis antrhuium ni ukurannya kecil dan kerdil dan memiliki tnggi maksimal hanya 30 – 40 cm. Tanaman yang berasal dari Colombia ini memiliki daun daun kecil berwarna hijau muda, tanaman ini hidup di dataran tinggi dan biasa di pelihara di ketinggian di atas 1400 m dari permukaan laut.

Pemeliharaan

Pemeliharaan anthurium tidalah susah, dibiarkan saja di halaman tanpa perawatan tanaman ini tetap akan tumbuh. Tetapi tentu ada beberapa faktor yang harus anda perhatikan jika ingin tanaman anda tumbuh subur, yaitu :

  • Cahaya :
    Tanaman ini tumbuh baik di bawah naungan matahari atau cahaya semi langsung. Jika anthurium ditempatkan di daam ruangan berikan cahaya lampu kira kira 400 footcandles.
  • Temperature :
    Malam hari 10 – 12,5 C
    Siang hari : 20 – 22,5 C
  • Kelembaban :
    Tanaman ini menyukai kelembaban tinggi, lebih dari 50%. Tetapi juga tahan sekali terhadap keadaan kering, asalnya ditempat yang teduh. Tanah yang disukai tanah agak lembab.
  • Pemupukan :
    Setiap 3 bulan sekali dengan dosis pupuk untuk tanaman hias
  • Media :
    1/3 bagian tanah, 1/3 bagian pasir, 1/3 bagian pupuk kandang dan diberi selapis pecahan bata merah di dasar pot.
    Tanaman tumbuh lambah sehingga penggantian media dilakukan jika tanaman mulai penuh dengan daun daun baru yang kurang sehat dan batangnya sudah memanjang, kira kira setelah 2 tahun
  • Perbanyakan :
    Tanaman ini dapat diperbanyak dengan stek batang. Dari setiap buku tempat duduk daun akan menjadi tanaman baru. Selain itu dapat juga diperbanyak dengan biji

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *