Jenis Jaringan Pelindung Tumbuhan dan Fungsinya

Jaringan Pelindung TumbuhanSesuai dengan namanya, jaringan pelindung tumbuhan ini memiliki fungsi untuk melindungi tubuh tumbuhan dari kerusakan mekanis maupun infeksi pathogen yang nantinya dapat merusak dan mengganggu proses tumbuh kembang sebuah tumbuhan. Setiap tumbuhan memang terdiri dari sekelompok jaringan yang memiliki tugas khusus untuk melindungi tubuh tumbuhan.

Nah jaringan yang memiliki tugas tersebut terbagi menjadi dua macam yaitu jaringan epidermis serta jaringan gabus. Secara umum keduanya memang memiliki fungsi yang berbeda, namun kenyataannya kedua jaringan ini akan memberikan proteksi yang berlebih pada sebuah tumbuhan.

Hal ini disebabkan karena letaknya yang berada di bagian luar dan bagian tepi dari tubuh tumbuhan. Untuk lebih jelasanya Anda bisa menyimak ulasan dibawah ini.

Jaringan Pelindung Tumbuhan

  1. Jaringan Epidermis

Jaringan pelindung pertama yang berada di bagian batang, akar, daun, bunga, buah dan biji tersebut memiliki susunan atau lapisan sel yang bertekstur rapat. Dinding sel yang terbentuk tersebut mampu mengalami penebalan yang dilakukan oleh kutikula. Nah nantinya sel ini dapat melindungi tubuh tumbuhan dari penguapan air yang mampu menghilangkan kandungan air dari dalam tubuh tumbuhan. Jaringan pelindung tumbuhan yang berkembang dari protoderm ini mengalami modifikasi bentuk serta fungsi yang terbagi menjadi tiga bagian, diantaranya adalah stomata, lentisel, trikoma serta rambut akar.

  1. Jaringan Gabus

Jaringan yang berasal dari kambium gabus ini mampu mengalami pertumbuhan sekunder yang menyebabkan diameter batangnya semakin bertambah besar ukurannya. Nah pertumbuhan batang tersebut lama kelamaan akan membuat jaringan epidermis menjadi pecah atau lisis. Padahal untuk melindungi tubuh tumbuhan dari kerusakan dibutuhkan jaringan pengganti lainnya.

Oleh karenanya peran jaringan gabus pada jaringan pelindung tumbuhan ini berfungsi sebagai pengganti jaringan epidermis yang telah rusak. Kambium yang berada di jaringan gabus ini terbentuk dari sel-sel parenkim yang memiliki sifat merismatis, sehingga meski terdapat jaringan yang rusak dengan sendirinya ia mampu membentuk jaringan baru lagi seiring dengan pertumbuhan batang yang semakin membesar.

Sama layaknya jaringan epidermis, jaringan pelindung tumbuhan yang satu ini juga memiliki struktur sel yang rapat dan mampu mengalami penebalan di beberapa tempat berkat zat suberin dan kutin yang memiliki kemampuan tidak mampu ditembus oleh air. Biasanya kambium gabus ini letaknya berada di luar korteks tepatnya dibawah jaringan epidermis. Berdasarkan arah tumbuhnya jaringan gabus terbagi dua macam, diantaranya adalah feloderm serta felem.

Bagaimana apakah setelah membaca ulasan tersebut diatas Anda sudah tahu apa saja sekumpulan jaringan yang menyusun jaringan pelindung tumbuhan? Nah itulah informasi yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga artikel ini mampu memberikan ilmu serta wawasan baru bagi seluruh pembaca, Terima kasih.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *