Jenis Jenis Udang Di Indonesia

Secara garis besar, udah dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu jenis udang laut dan jenis udang air tawar. Udang yang terdapat di pasaran sebagian besar merupakan jenis udang laut. Udang laut terdiri atas udag udang dalam Family Penaeidae yang biasa disebut udang udang paneid oleh para ahli udang, tapi ada juga udang yang berasal dari Family Palimuridae dan dari ordo Stomatopoda. Sedangkan udang air tawar sebagian besar termasuk ke dalam famili Palaemonidae dan genus Macrobrachium.

Jenis udang laut

Jenis jenis udang laut yang terkenal dan sering tertangkap oleh para nelayan adalah sebagai berikut :

Udang Windu

Udang WinduUdang windu dalam dunia perdagangan dikenal dengan nama “tiger prawn”. Udang windu dewasa yang hidup di laut berwarna merah cerah kekuning kuningan dengan sabuk melintang di badan dan ujung kaki renang berwarna merah. Biasanya hidup di pantai berlumpur atau berpasir, termasuk udang penaeid yang dapat tumbuh besar hingga panjangnya mencapai ukuran 34 cm dan berat 270 gram.

Udang Putih (Paneus merguiensis)

Udang PutihUdang putih ini mempunyai bentuk rostrum (cucuk kepala) memanjang, langsing, pangkalnya hampir seperti segitiga. Udang ini juga termasuk udang niaga penting dan sering diekspor. Nama perdagangannya “banan prawn”. Ciri udang ini kulitnya tipis, tembus cahaya dan panjang badannya dapat mencapai 24 cm.

Warna badan udang ini putih sampai kuning dan terdapat bintik bintik cokelat dan hijau pada ujung ekor. Pada sungutnya yang pendek terdapat belang belang berwarna kemerah merahan. Kaki jalan dan kaki renangnya berwarna kekuning kuningan atau kadang kadang kemerah merahan. Sirip ekor atau ekor kipas berwarna merah sawo matang dengan ujungnya kuning kemerah merahan atau kadang kadang sedikit kebiru biruan.

Udang putih hidup di dasar perairan, terutama di daerah daerah yang banyak bermuara suangai besar. Terdapat hampir di seluruh perairan Indonesia. Penyebarannya mulai dari daerah India sampai ke Australia bagian utara. Menurut hasil penelitian, benur alam yang ditangkap dari pantai utara jawa terdiri atas 94 – 96% udang putih, sedangkan 4 – 6% terdiri atas jenis udang lainnya.

Udang Kembang (Penaeus semisulcatus)

Jenis Udang KembangUdang kembang ini juga dinamai udang windu dan termasuk udang niaga penting yang diekspor. Dalam dunia perdagangan, udang ini juga dijuluki “tiger prawn”, sehingga sering tertukar dengan udang Penaeus monodon (udang windu)

Udang ini ketika masih segar berwarna hijau tua, kadang kadang sedikit keabu abuan dengan belang belang meintang berwarna merah gelap atau cokelat tua. Sungut kemerah merahan, baik kaki jalan maupun kaki renang berwarna kemerah merahan (merah darah)

Udang kembang ini banyak terdapat di seluruh perairan Indonesia, terutama pantai timur Sumatera, pantai barat Sumatera, pantai timur Lampung, pantai utara Jawa, pantai selatan Jawa, Selat Madura, Kalimantan, Sulawesi Selatan dan Tenggra serta Kepualauan Arafuru.

Udan Jari (Panaeus indicus)

Udang JariUdang jari ini juga dinamakan sebagai udang putih. Cucuk kepala udang jari tampak mencolok panjang, baik pada udang muda maupun udang dewasa. Dengan bertambahnya umur, cucuk kepala udang ini makin memendek. Sungutnya berwarna belang belang kuning cokelat dan panjang badannya dapat mencapai 22 cm.

Dalam keadaan hidup, udang ini berwarna kekuning-kuningan setengah tembus cahaya dengan totol totol biru. Bagian atas kelopak kepala dan badannya berwarna sawo matang, dan tangkai mata serta pangkal sungut kebiru biruan. Sirip ekor atau ekor kipas berwarna biru dengan ujungnya berwarna merah cerah.

Udang jari ini hidup bergerombol dalam jumlah besar, terdapat di perairan dengan dasar lunak yang biasanya berlumpur atau campur pasir di daerah daerah yang banyak muara sungai besarnya. Tersebar mulai dari afrika timur sampai ke Papua Nugini.

Udang Belang (Parapenaeopsis sculptilis)

Udang BelangUdang belang ini juga biasa dinamai udang loreng, merupakan jenis terbesar diantara udang udang Paraoenaeopsis lainnya. Udang ini termasuk udang kecil dengan panjang total yang dapat dicapai hanya 14 cm.

Kulit udang ini keras dan kepalanya relatif besar, warnanya cokelat kemerah merahan dengan garis garis putih. Udang ini biasanya terdapat di muara muara sungai besar, seperti di pantai timur Sumatera, pantai utara Jawa dan pantai Kalimantan. Daerah peyebarannya mulai dari Pakistan Barat sampai Hongkong dan Australia.

Jenis Udang Air Tawar

Di Indonesia banyak terdapat jenis udang air tawar, namun yang dapat mencapai ukuran besar hanya jenis Macrobrachium saja dan khususnya dari spesies Macrobrachium rosenbergii atau biasa dikenal dengan nama udang galah.

Udang Galah

Macrobrachium rosenbergiiUdang galah termasuk famili Palamonidae dengan spesies Macrobrachium rosenbergii. Badan udang terdiri atas 3 bagian, yaitu kepala dan dada (Cephalathorax), badan (abdomen) serta ekor (Uropoda). Cephalathorax dibungkus oleh kulit keras, di bagian depan kepala terdapat tonkolan karapas yang bergerigi disebut rostrum pada bagian atas sebanyak 11 – 13 buah dan bagian bawah 8 – 14 buah. Pada udang jantan, pasangan kaki jalan kedua tumbuh panjang dan cukup besar dan dapat mencapai 1,5 kali panjang badannya, sedangkan pada betina relatif kecil.

Udang galah hidup pada dua habitat. Pada stadium larva hidup di air payau dan kembali ke air tawar pada stadium juveniil hingga dewasa. Pada stadium larva, perubahan metamorfose terjadi sebanyak 11 kali dan berlangsung selama 30 -35 hari. Udang galah yang bersifat omnivora cenderung aktif pada malam hari.

Selain jenis jenis udang asli Indonesia diatas, terdapat juga udang vaname yang beberapa tahun terakhir banyak di budidayakan di Indonesia. Udang yang berasal dari amerika selatan ini banyak dilirik oleh pembudidaya udang dikarenakan relatif tahan terhadap serangan penyakit.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *