Jenis Protozoa yang Bersifat Parasit Pada Manusia

Protozoa merupakan binatang yang terdiri atas satu sel. Jenis Protozoa yang bersifat parasit pada manusia dibagi menjadi empat golongan, yaitu Sarcodina, Mastigophora, Ciliata dan Sporozoa. Keempat jenis protozoa yang bersifat parasit tersebut, diuaraikan satu per satu sebagai berikut :

Sarcodina

Protozoa EntamoebaContoh protozoa terkenal yang berasal dari golongan Sarcodina ini adalah Amoeba. Amoeba yang bersifat parasit antara lain Endolimax nana, Landomoeba butchii, Entamoeba coli, Entamoeba hartmani dan Dientamoeba fragilis, walaupun diantaranya ada yang dapat bersimbiosis komensial. Amoeba yang berkoloni di saluran pencernaan manusia dapat bersifat phatogenik. Mereka mempunyai siklus hidup langsung (tanpa host sementara), distribusinya kosmopolitan. Selain itu, amoeba ini menjadi penting, karena dapat hidup pada saluran intestinal dan bersifat patogen. Amoeba tersebut antar lain Entamoeba histolitica dan E. ginggivalis yang muncul dalam mulut manusia dan berbentuk tropozoit.

Ada dua generasi amoeba yang hidup bebas, yaitu Naegleria dan Achantamoeba, mereka tidak memerlukan binatang sebagai host, tetapi kadang kadang sebagai penyakit infeksi serius pada manusia terutama pada sistem saraf pusat (CNS).

Amoebiasis dan disentri amoeba

Kata amoebiasis umumnya mengidentifikasi suatu kondisi yang disebub Entamoeba histolyca, ia dapat dikatakan sebagai penyebab penyakit disentri.

Entamoeba histolytica

Spesies protozoa ini merupakan penyebab disentri. Mempunyai ukuran antara 12 – 15 mikrometer (1,5 – 2 kali volume sel darah merah). Bentuk protozoa ini bulet, memiliki 1 – 4 inti, warna sitoplasma kekuning kuningan kecoklat granuler, nampak kotor. Terdapat vacuole yang kadang kadang berisi glikogen.

Entamoeba coli

Jenis protozoa inii merupakan contoh protozoa yang bersifatk komersial, dengan kata lain tidak menyebabkan penyakit. Ukuran 12 – 20 mikro meter (2 – 2,5 kali volume sel darah merah). Bentuk bult atau agak lonjong kadang kadang irreguler. Memiliki 1 – 8 inti sel. Sitoplasma berwarna kuning, vakuola kadang kadang sangat besar.

Mastigophora

MastigophoraJenis protozoa ini cirinya memiliki flagela yang merupakan alat gerak. Kadang dilengkapi dengan membran unduasi. Flagela dapat muncul pada bagian organ tertentu, seperti di rongga mulut yaitu pada Trichomonas homonis , pada intenstin seperti pada Giardia lambia dan Trichomonas homonis, serta pada saluran kecing seperti pada Trichomonas vaginalis, dapat juga pada pembuluh darah dan jaringan yaitu pada Tripanosoma dan Leismania.

Giardia lambia

Spesies protozoa ini merupakan salah satu agen penyebab umum penyakit diare yang dapat ditularkan lewat air. Bentuk tropozoidnya mempunyai ukuran panjang 6 – 9 mikro meter atau 9 – 12 mikro meter dan tebalnya 2 – 5 mikro meter, mempunyai empat pasang flagel, 2 nukleus axostyle, sedangkan bentuk infektifnya adalah bentuk oval dengan ukuran 9 x 12 mikro meter dan mempunyai 2 – 4 nukleus.

Trichomonas

Genus protozoa ini mempunyai bentuk menyerupai globular, meruncing di belakang, memiliki 3 – 4 flagela, mempunyai satu nukleus yang oval. Di dalam tubuhnya ada axostyle, terdapat pula transmisi. Genus ini memiliki 3 spesies yaitu Trichomonas tenax, T. hominis dan T. vaginalis yang secara morfologinya hampir mirip.

Trypanosoma

Genus ini memiliki 7 spesies yang hidup di dalam darah dan jaringan dan dapat menginfeksi manusia. Mempunyai ukuran 15 – 25 mikrometer ( 2 – 3 kali panjang sel darah merah). Bentuknya menyerupai sirip ikan yang panjang.

Genus protozoa ini hidup sebagai parasit vertebrata. Trypanosoma mempunyai empat tahap dalam sikus hidupnya, yaitu Amastigot (bentuk lesmania), Pramostigot (bentuk leptomonad), Epimastigot (bentuk critidal) dan Trimastigot (bentuk trypanosoma).

Ciliata

Kelompok protozoa ini memiiki aat gerak yang berupa bulu pendek dan disebut cilia. Jenis protozoa yang masuk kelompok ini adalah :

Balantidium coli yang menyebabkan penyakit disentri, spesies ini juga merupakan parasit yang umum  terdapat pada beberapa primata rendah. Diagnosis pada penyakit ini berdasarkan pada identifikasi dan karakteristik pada tropozoit dan kista pada sampel feses. Balantidium coli, mempunyai ukuran yang sangat panjang (50 mikro meter). Bentuknya lonjong dan berwarna transparan (tembus cahaya), mempunyai silia yang menyelubungi badannya dengan ukuran silia yang kecil. Pergerakan pada tinja sangat cepat.

Sporozoa

Jenis protozoa ini tidak mempunyai alat gerak yang spesial. Parasit ini memiliki siklus hidup yang kompleks, yaitu memiiki tahap generasi seksual dan aseksual. Kelompok Sporozoa yang terpenting adalah Plasmodium dan Toxoplasma. Plasmodium merupakan protozoa penyebab penyakit malaria dan Toxoplasma menyeabkan penyakit Toxoplasmosis.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *