Kandungan Gizi Buah Jambu Biji

Jambu biji dikatakan buah yang sangat istimewa karena memiliki kandungan gizi yang tinggi, seperti potasium dan zat besi. Selain itu buah yang berasal dari Meksiko ini kaya akan zat non gizi seperti serat, karotenoid dan polifenol.  Dikutip dari Nusabudidaya, buah jambu biji juga terbebas dari asam lemak jenuh dan sodium yang bisa membahayakan kesehatan. Dikarenakan kandungannya yang rendah lemak dan energi serta tinggi akan serat ia sangat baik dikonsumsi bagi anda yang sedang diet.

Vitamin C dalam Jambu Biji

Buah jambu biji sangat kaya akan vitamin C dan beberapa jenis mineral yang mampu menangkal berbagai penyakit degeneratif, serta menjaga kebugaran tubuh. Di dalam daun dan kulit batannya terkandung zat antibakteri yang dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit.

Kandungan vitamin C jambu biji sekitar 87 mg per 100 gram jambu, dua kali lipat dari jeruk manis (49 mg/100 gr) serta delapan kali lipat dari lemon (10,5 mg/100 gr). Dibandingkan dengan jambu air dan jamu bol, kadar vitamin C pada jambu biji juga jauh lebih yaitu 17 kali lipat dari jambu air (5 mg/100 gr) dan empat kali lipat dari jambu bol (22 mg/ 100 gr).

Kandungan vitamin C pada jambu biji mencapai puncaknya saat menjelang matang sebagian besar vitamin C jambu biji terkonsentrasi di bagian kulit serta bagian luarnya yang lunak dan tebal. Oleh karena itu, sebaiknya dalam mengkonsumsi buah ini beserta dengan kulitnya.

Seperti kita ketahui, Vitamin C memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita, diantaranya berfungsi sebagai antioksidan, menjaga dan memacu kesehatan pembuluh kapiler, mencegah anemia, sariawan, gusi bengkak dan berdarah (penyakit skorbut) serta mencegah tanggalnya gigi. Vitamin C dosis tinggi dapat menigkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai infeksi. Dengan demikian, dengan memakan jambu biji dapat membuat tubuh kita lebih kebal dari berbagai virus, salah satunya virus corona.

Vitamin C membantu penyerapan zat besi dan menghambat produksi nitrosamin, suatu zat pemicu kanker. Vitamin C berperan untuk pembentukan kolagen yang sangat bermanfaat untuk penembuhan luka. Ketesediaan vitamin C yang cukup dalam darah dapat mendorong kerja selenium menghambat sel kanker, terutama kanker paru – paru, prostat, payudara, usus besar, empedu dan otak. Konsumsi buah jambu biji seberat 90 gram per hari mampu memenuhi kebutuhan vitamin harian orang dewasa, seingga mampu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Jambu Biji Sebagai Sumber Serat Pangan

Selain memiliki vitamin C yang tinggi di dalam jambu bij terdapat serat pangan (dietary fiber). Serat pangan ini juga merupakan sesuatu hal yang penting bagi tubuh manusia, walaupun masyarakat Indonesia banyak yang menganggap remeh fungsi serat ini.  Rata-rata masyarakat Indonesia hanya mengkonsumsi serat sebanyak 10 gram/hari padahal tubuh kita membutuhkan serat sebanyak 20 – 30 gram/hari.

Di dalam buah jambu biji terkandung serat pangan sekitar 5,7 gram per 100 gram. Serat pangan yang banyak terkandung di buah jambu baji ini adalah pektin. Pektin merupakan jenis serat yang berperan besar menurunkan kadar kolestron. Hal tersebut dikarenakan pektin mampu mengikat kolesterol dan asam empedu dan mengeluarkannya melalui feses.

Dengan berkurangnya kadar kolestrol, secara tidak langsung bermanfaat mencegah penyumbatan pembuluh darah yang diakibatkan oleh kolestrol yang menyebabkan stroke dan penyakit jantung. Selain mengikat serat, pektin dapat menurunkan kadar glukosa darah untuk mencegah penyakit diabetes.

Kandungan Gizi Jambu Biji per 100 gram

Selain serat dan vitamin C, kandungan gizi yang terdapat di dalam 100 gram jambu biji adalah sebagai berkut :

  1. Kalori 36 – 50 kkal
  2. Air 77 – 86 g
  3. Serat 2,8 – 5,6 g
  4. Protein 0,9 – 1 g
  5. Lemak 0,1 – 0,5 g
  6. Abu 0,43 – 0,7 g
  7. Karbohidrat 9,5 – 10 g
  8. Kalsium 9,1 – 17 mg
  9. Fosfor 17,8 – 30 mg
  10. Besi 0,3 0 – 0,70 mg
  11. Karoten (vitamin A) 200 – 400 IU
  12. Asam askorbat (vitamin C) 200 – 400 mg
  13. Thiamin (vitamin B1) 0,046 mg
  14. Riboflavin (vitamin B2) 0,03 – 0,04 mg
  15. Niasin (vitamin B3) 0,6 – 1,068 mg

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *