Leishmania adalah Parasit Darah Pada Manusia

Leishmania adalah parasit yang hidup dalam darah dan jaringan manusia. Ia merupakan angota dari famili Trypanosomatidae yang memang terdiri dari flagellata – flagellata parasit pada darah dan jaringan.

Anggota famili ini yang sering menyerang manusia ada 2 genus, yaitu genus Leishmania dan genus Trypanosoma. Dari genus Leishmania ini terdapat 3 spesies yang hdup sebagai parasit darah pada manusia, yaitu L. donovani, L. tropica dan L. brasiliensis. Sedangkan dari genus Trypanosoma ada 3 spesies yang hidup sebagai parasit pada manusia, yaitu T.  rhodesiense, T. gambiense dan T. cruzi.

Ada lagi 2 dari genus Trypanosoma yang pernah dilaporkan ditemukan di dalam tubuh pada manusia tetapi belum diketahui dengan jelas siklus hidupnya serta apakah protozoa ini merupakan parasit yang merugikan atau bukan. Kedua spesies tersebut adalah T. rangeli dan T. lewisi yang telah ditemukan di malaysia dan India.

Siklus Hidup Leishmania

Dalam siklus hidup Leishmania terdapat 2 stadium, yaitu :

  1. Stadium amastigot atau stadium leishmania yang terdapat dalam tubuh manusia dan hospes reservoir
  2. Stadium promastigot atau stadium leptomonas yag terdapat pada hospes perantara, yaitu lalat Phlebotomus dan lalat Lutzomyia.

Pada waktu lalat Phlebotomus menghisap darah penderita leishmaniasis, stadium amastigot terhisap dan dalam lambung lalat berubah menjadi stadium promastigot, lalu dalam waktu 3 – 5 hari berkembang biak dengan cepat dengan cara membelah diri. Lalu stadium promastigot akan bermigrasi ke hipopharing melalui esofagus dan faring. Stadium promastigot ini adalah stadium infektif dan dapat ditularkan kepada manusia atau hospes reservoir saat lalat menghisap darahnya. Dalam badan manusia stadium promastigot masuk ke dalam sel makrofag dan berubah menjadi stadium amastigot. Kemudian stadium amastigot ini berkembang biak lagi secara membelah diri dan seterusnya hidup di dalam sel (intraselluler).

Ketiga spesies Leishmania mempunyai morfologi yang hampir sama tetapi berbeda dalam perkembangbiakan, manifestasi klinis, penyebaran dan vektornya. Ketiga spesies tersebut terdiri dari sejumlah strain yang berbeda dalam virulensi, tipelesi, sifat – sifat biologi dan adaptasi pada vektor.

Kesembuhan dari infeksi parasit darah ini memberikan kekebalan yang lama. Malnutrisi dan debilitas merupakan predisposisi dari serangan klinis. Imunisasi terhadap Leishmania ini telah berhasil dilakukan dengan menggunakan bahan biakan atau bahan dari lesi manusia atau dari limpa hewan yang terinfeksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *