Macam Macam Mikroskop

MikroskopMikroskop adalah peralatan yang didesain untuk memperbesar gambaran objek atau spesimen yang berukuran kecil. Macam macam mikroskop yang ada saat ini meliputi mikroskop cahaya, mikroskop ultraviolet, mikroskop fluorensen, mikroskop elektron dan mikroskop akustik.

Alat ini pertama kali dikembangkan pada abad ke 16 yang menggunakan lensa sederhana dan pada saat itu perbesarannya terbatas hingga kira kira 10 x dari ukuran objek sebenarnya. Saat ini mikroskop sudah ada yang bisa memperbesar hingga lebih dari 1 juta kali ukuran sebenarnya. Mikroskop tu adalah mikroskop elektron yang menggunakan radiasi elektromagnetik untuk dapat memperbesar bayangan obyek.

Pertimbangan utama dalam memilih jenis mikroskop yaitu biaya, ketersediaan, ketentraman dalam menggunakan dan perbesaran mikroskop yang kita inginkan. Macam macam mikroskop yang ada di dunia akan saya uraiakan dibawah ini.

Mikroskop Cahaya

Mikroskop cahaya menggunakan cahaya putih untuk melihar mikroorganisme.  Cahaya dapat dilewatkan secara langsung melalaui obyek atau di sekitar tepi obyek. Polarisasi caaya dengan melewatkan cahaya biasa melalui dua filter dapat digunakan untuk melihat bagian bagian obyek lebih jelas.

Mikroskop cahaya membantu peneliti dalam melihat perbesaran obyek secara langsung dengan mata. Mikroskop cahaya dapat memperbesar obyek sampai 1.000 kali dari ukuran sebenarnya. Mikroskop cahaya menggunakan satu atau lebih lensa untuk mengatur pemusatan cahaya. Dari segi harga mikroskop cahaya merupakan jenis yang paling murah, dan harganya ada yang hanya sekitar 300 ribu saja. Oleh karena itu kebanyakan lembaga pendidikan dan penelitian masih baru menggunakan jenis ini saja.

Mikroskop Utraviolet (UV)

Mikroskop UV menggunakan sinar UV dengan panjang gelombang lebih pendek dari cahaya putih untuk melihat obyek. Mikroskop UV dapat digunakan untuk melihat obyek yang lebih kecil dari obyek yang terlihat dengan mikroskop cahaya. Bayangan yang dihasilkan oleh mikroskop UV tercatat pada film fotografi, sehingga pengguna tidak dapat melihat bayangan secara langsung. Perbesaran yang mungkin bisa dilihat dengan mikroskop UV adalah sekitar 1.000 – 1.500 kali.

Mikroskop Fluoresen

Penggunaan mikroskop ini melibatkan pemakaian zat warna fluoresen untuk mewarnai obyek. Pewarnaan akan memudahkan pengguna daam mendeteksi dan mengidentifikasi tipe sel tertentu. Mikroskop fluoresen membantu penggna untuk melihat sebuah obyek berada dimana di dalam sel, sebagai contoh jika kita ingin mengetahui letak bakteri Bacillus thuringensis didalam nyamuk maka digunakanlah mikroskop ini sehingga kita mengetahui apakah bakteri itu hidup di kepala, badan atau kaki nyamuk. Mikroskop fluoresen ini dapat memperbesar obyek hingga 1.000 kali ukuran sebenarnya.

Mikroskop Elektron

Jenis mikroskop ini menggunakan radiasi elektron elektron yang terfokus untuk melihat obyek. Jenis mikroskop ini merupakan yang tercanggih saat ini dan bisa memperbesar obyek yang berukuran sangat kecil seperti virus.  Mikroskop elektron dapat mempebesar obyek hingga lebih dari 1 juta kali ukuran sebenarnya. Selain itu, dapat pula menghasilkan bayangan dalam bentuk tiga dimensi. Di Indonesia masih sangat sedikit yang memiliki jenis ini, bahkan kampus kampus top indonesia seperti Unair, UGM dan UNS belum memilikinya saat artikel in ditulis. Hal ini salah satu penyebabnya dikarenakan harganya yang sangat mahal.

Mikroskop akustik (suara)

Mikroskop akustik menggunakan komputer untuk menganalisa gelombong suara untuk melihat obyek. Seperti mikroskop elektron, mikroskop akustik menghasilkan bayangan obyek secara elektronik pada layar dan dapat memperbesar obyek hingga 5.000 kali ukuran sebenarnya. Jenis ini sudah sangat digunakan dan kalah pamor dengan mikroskop elektron.

Itulah macam macam mikroskop yang ada saat ini.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *