Mengenal Tanaman Hias Aglaonema

AglaonemaTanaman hias aglaonema merupakan taaman hias yang cukup populer di Indonesia. Bahkan tanaman ini sempat booming di tahun 2005 – 2007 dan harganya mencapai ratusan juta rupiah. Walau sekarang harganya sudah tak semahal dulu aglaonema tetap menarik untuk di jadikan tanaman yang di taruh di pekarangan dan dalam rumah anda.

Jenis Aglaonema

Terdapat 4 jenis tanaman aglaonema yang populer, yaitu :

a. Aglaonema commutatum

Bentuk daunnya seperti mata tombak atau lembing, tepi daun rata, ukuran daun bermacam macam dari panjang 15 – 20 cm dan lebar 5 – 7,5 cm. Warna daun bervariasi dari hijau, kuning dan keperakan tergantung varietasnya. Tangkai daun setengah lingkaran dan beralur. Batangnya liat sukar dipotong. Duduk daun pada batang tersebar. Tinggi tanaman dari 30 – 60 cm.

Varietas spesies ini yang terkenalan ialah :

  1. Aglaonema commutatum maculatum (Chinesse evergreen).
    Warna daun hijau gelap dengan sirip sirip keperakan yang agak kabur. Tangkai daun hijau.
  2. Aglaonema pseudo bracteatum (White rajah)
    Warna daun hijau degan sirip sirip kekuningan dan tangkai daun kuning bersih.
  3. Aglaonema malay beauty (Pewter)
    Hampir sama dengan white rajah hanya tanda tanda kuningnya lebih banyak tetapi tangkainya agak kehijau hijauan.
  4. Aglaonema roebelinii 
    Sangat kuat bentuk tanamannya, daun juga lebar, berwarna hjau dengan tanda tanda keperakan.
  5. Aglaonema commutatum treubii
    Mempunyai daun berwarna hijau kebiru biruan.
  6. Aglaonema silver queen
    Mempunyai daun hijau dengan sirip sirip warna keperakan hampir memenuhi daun.

b. Aglaonema costatum

Daunnya berbentuk hati panjang 15 cm dan lebar 7,5 cm. Warna daun hijau bersinar dengan bintik bintik putih dan tulang rusuk putih. Rumpunnya sangat rapat dan tumbuh lambat.

c. Aglaonema crispum

Panjang daun 25 – 30 cm dengan lear 10 – 12,5 cm. Warnanya agak kelabu dengan tepi hijau lunak. Tanamannya tumbuh kua dan tegap setinggi 100 cm.

d. Aglaonema modestum

Panjang daun 15 – 20 cm dengan lebar kira kira 7,5 cm. Warnanya hijau berbintik bintik dan tumbuh setinggi 60 – 90 cm.

Pemeliharaan

Tanaman hias ini tidak membutuhkan perawatan khusus, beberapa hal yang perlu anda perhatikan adalah :

  • Cahaya :
    Diperlukan naungan (pojok yang gelap) atau jika di tanam di dalam ruangan dapat menggunakan cahaya buatan + 150 footcandles. Tanaman ini tidak menyukai cahaya matahari langsung.
  • Temperature :
    Malam hari : 17,5 – 20 C
    Siang hari : 22,5 – 27,5 C
  • Kelembaban :
    Diperlukan kelembaban udara sekitar 50%. Kelembaban tanah juga perlu dijaga agar tidak terlalu kering.
  • Pemupukan :
    Setiap 4 bulan sekali dan untuk tanamn yang baru saja di potkan tunggu 4 bulan baru dipupuk dengan dosis pupuk untuk tanaman hias yang ada di kemasan.
  • Media :
    Agar pertumbuhannya optimal gunakan media dari campuran 1/3 bagian tanah, 1/3 bagian pasir, 1/3 bagian kompos dan 1 lapis pecahan batu merah di dasar pot. Pot sebaiknya diperbarui setiap tahun sekali dalam bulan bulan desember.
  • Perbanyakan :
    Hampir semua tanaman dari familu Araceae dapat diperbanyak dengan stek batang dan setiap mata tempat duduk daun dapat tumbuh tanaman baru. Selain itu keluarga Araceae yang tumbuh berumpun dapat diperbanyak dengan menyepih rumpun rumpunnya.

Itulah sedikit tentang tanaman hias ini, semog info yang saya berikan bermanfaat. Artikel ini mengambil referensi dari Nusabudidaya dan buku Taaman Hias ruangan karangan Intan Kirana Wianta.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *