Penyakit Tanaman Yang Disebabkan oleh Cendawan

Penyakit Tanaman Bercak DaunSalah satu penyebab penyakit tanaman adalah cendawan. Cendawan dapat menjadi patogen yang menyerang tanaman sehingga mengganggu proses proses fisiologis yang ada pada tanaman tersebut. Gangguan dari cendawan ini termasuk sebagai penyakit tanaman. Cendawan ini dapat merugikan tanaman dalam hal pengangkutan zat cair dan garam mineral, mengganggu proses fotosintess dan mengganggu pengangkutan hasil hasil proses fotosintesis. Cendawan juga dapat merusak akar, batang, daun, buah, bunga serta umbi.

Penyakit tanaman yang disebabkan oleh cendawan antara lain :

Penyakit embun tepung (powder mildew)

Cendawan penyebab penyakit tanaman : Oidium sp da Erysiphe sp.

Tanaman inang : Tanaman dari famili compsitae, Solanacceae, Cucurbitacceae, Graminae, karet dan jeruk.

Gejala : Gejala awal ditandai dengan adanya tepung putih pada daun terbawah dari tanaman, daun yang terserang menjadi kuning, coklat dan akhirnya mengering. Lama kelamaan daun akan terserang semua dan dapat mengakibatkan kematian ada tanaman.

Penyebaran : Suhu rendah dan lembab adalah kondisi yang cocok untuk berkecambahnya cendawan. Sebaliknya cuaca panas, kering dan angin merupakan kondisi yang cocok untuk penyebaran spora ke tanaman inang lain.

Pengendaian :

  1. Mengurangi kelembaban di sekitar tanaman dengan cara pengaturan jarak tanam dan drainase yang baik.
  2. Membuang bagian tanaman yang terserang
  3. Menanam varietas resisten
  4. Menyemprot fungisida sulfur sebagai pencegahan dan penyembuhan.

Penyakit Bercak Daun

Cendawan penyebab penyakit tanaman : Septoria, Mycosphaerella, Collectotrichum, Gloeosporium, Pestalotia dan Cercospora.

Tanaman Inang : Tanaman leguminceae, Palmae, Graminae, Solanaceae dan pisang.

Gejala : Daun yang terinfeksi timbul bercak dengan berbagai variasi bentuk dan ukuran. Tanaman yang terserang biasaya tidak sampai mati, tetapi daat menurunkan produk hingga 30 persen. Selain disebabkan oleh cendawan, penyakit bercak daun juga dapat disebabkan oleh bakteri, virus, serangga, defisiensi hara dan faktor lingkungan yang ekstrem.

Penyebaran : Cendawan menyebar melalui angin, aliran air atau disebarkan oleh serangga.

Pengendalian :

  1. Menanam varietas yang resisten
  2. Mengatur jarak tanam, agar kelembapan udara disekitar tanaman tidak terlalu tinggi
  3. Menyemprot dengan larutan fungisida

Penyakit karat (rust)

Cendawan penyebab penyakit tanaman L Puccinia sorghi, P. graminis, P. arachidis dan Hemileia vastatrix.

Tanaman inang : Jagung, gandum, kacang tanah dan kopi.

Gejala : Pada daun yang terserang timbul bintil bintil (pustul) yang berwarna kuning kemerahan seperti warna karat pada besi. Tanaman yang terdampak parah dapat mati, sedangkan jika terserang ringan dapat menurunkan produksi hingga 30-50%.

Penyebaran : Temperatur yang agak dingin (16 – 23 C) cocok untuk perkembangan cendawan karat, daun yang muda lebih rentan terinfeksi daripada daun yang tua.

Pengendalian :

  1. Menanam varietas yang resisten
  2. Memangkas dan membakar daun yang terserang
  3. Menggunakan fungisida perlu diperhitungkan untung ruginya, karena cendawan ini sulit diberantas jika tanaman sudah terlanjur terserang berat.

Penyakit gosong (smuts)

Cendawan penyebab penyakit tanaman : Ustilago maydis.

Tanaman inang : Jagung, sorgum dan rumput rumputan

Gejala : Cendawan ini menyerang butiran jagung, butiran yang terserang menjadi besar, dari warna utih menjadi coklat kehitaman sehingga disebut penyakit gosong. Jagung yang sudah terserang tidak dapat dipanen lagi. Pembesaran putin jagung karena patogen merangsang pertumbuhan sel inang.

Penyebaran : Pertumbuhan patogen cocok pada kondisi kering disertai suhu tinggi pada awal pertumbuhannya. enyebaran cendawan patogen melalui benih (seed borne), tanah, aliran air dan angin.

Pengendalian :

  1. Menanam varietas resisten
  2. Mengumpulkan dan membakar bahan tanaman yang terserang
  3. Perlakuan benih dengan fungisida, tetapi prosedur ini tidak efektif jika tanah yang akan ditanami mengandung spora U. maydis.

Penyakit busuk buah

Cendawan penyebab penyakit tanaman : Penicillium digitatum dan P. italicum

Tanaman inang : buah jeruk.

Gejala : Gejala awal ditandai dengan adanya bercak bercak berair di permukaan buah yag masak, jika bercak berair ini mengering buah akan mengalami mumifikasi (bentuk seperti mumi).

Penyebaran : buah pertama kali terinfeksi pada saat buah masih di pohon, kemudian menyebar ke buah yang lain di tempat penyimpanan. Kadang kadang dijangkitkan pula oleh serangga.

Pengendalian :

  1. Penyimpanan buah pada suhu 5 – 6 C dapat menekan perkembangan patogen, selain itu buah jeruk akan terjaga kesegarannya
  2. Pelapisan lilin / vaselin pada buah yang telah masak
  3. Pemisahan buah yang sudah terserang dengan buah yang belum terserang.

Penyakit Busuk Lunak

Cendawan penyebab penyakit tanaman : Thizopus sp.

Tanaman inang : Buah nangka, semangka, ketimun, bawang, jeruk, alpukat, pisang, ubi jalar dan polong polongan.

Gejala : Pada buah yang terserang akan timbul gejala kebasah basahan pada bagian yang terserang, jika bagian yang busuk ini tetap utuh dan mengering dan akan berstruktur seperti mummi. Bagian yang terserang akan tumbuh hifa dan sporangianya seperti kapas.

Penyebaran : Melalui angin, udara dan sentuhan alat alat pertanian.

Pengendalian : Memindahkan buah yag sakit dari yang sehat di tempat penyimpanan.

Penyakit busuk daun (late blight)

Cendawan penyebab penyakit tanaman : Phytophthors infestans

Tanaman inang : Kentang, talas, tomat, tembakau, cabai dan rosella

Gejala : Timbul bercak daun yang menyebar secara cepat ke bagian batang dan akar, setelah itu tanaman akan mati.

Penyebaran : Pada kelembaban tinggi cendawan patogen menyebar secara cepat yang disebarkan oleh angin atau aliran air tanah, sedang pada keadaan kering pertumbuhan patogen terhambat.

Pengendalian :

  1. Menanam varietas yang resisten
  2. Membuang bagaian tanaman yang terserang
  3. Penyemprotan fungisida yang cocok sebagai tindakan pencegahan tiga hari sekali

Penyakit embun jelaga (soofy mold)

Cendawan penyebab penyakit tanaman : Capnodium s.

Tanaman inang : Semua tanaman yang terserang kutu daun (Aphis sp.) yaitu jeruk, kopi, jambu, cengkeh, cabai dan sebagainya.

Gejala : Daun tanaman diliputi oleh cendawan embun jelaga (Capnodium sp.). Cendawan bukan merupakan parasit (tidak mengambil makanan dari tanaman) tetapi cukup mengganggu, karena menyebabkan tanaman kesulitan untuk melakukan fotosintesis.

Penyebaran : Seringkali cendawan ini ditemukan setiap ada serangan kutu daun, penyebaran spora oleh angin.

Pengendalian :

  1. Menyemprot kutu daun dengan insektisida
  2. Menggosok cendawan dengan tangan, menyiram air ke daun yang terserang, tetapi dengan datangnya air hujan cendawan penyebab penyait embun jelaga juga akan mengelupas dengan sendirinya.

Penyakit embun hitam

Cendawan penyebab penyakit tanaman : Meliola sp

Tanaman inang : Melati, teh, bambu, lamtoro dan sebagainya

Gejala : Patogen menyerang daun bagian atas, menyebabkan warna hitam berbentuk bintang pada daun. Cendawan ini berbeda dengan Capnodium, karena cendawan ini tidak dapat mengelupas dengan mudah akibat adanya hifopodium yang masuk ke dalam daun. Hipofodium berfungsi sebagai penyerap makanan.

Penyebaran : Cendawan menyebar melalui angin dan air

Pengendalian :

  1. Membuang dan membakar daun yang terserang
  2. menyemprot fungisida yang cocok

Penyakit kudis (scab)

Cendawan penyebab penyakit tanaman : Elsinoe fawcetti dan Sphaceloma fawcetti pada jeruk serta Venturia inaequalis pada apel.

Tanaman inang : Jeruk dan apel

Gejala : Timbul bercak tembus pandang pada daun, lama kelamaan bercak tersebut menjadi bergabus. Warna mula mula kuning / bening kemudian berubah menjadi coklat seperti kudis yang dapat berkelompok atau sendiri sendiri. Gejala yang sama juga dapat terjadi pada buah dan ranting.

Penyebaran : Spora menyebar oleh angin, serangga atau alat alat pertanian

Pengendalian :

  1. Pemangkasan dan pembakaran bagian tanaman yang terserang
  2. Penyemprotan dengan fungisida.

Penyakit rebah kecambah

Penyebab : Phythium sp

Tanaman Inang : Padi, jagung, cabe, tomat dan tanaman pertanian lainnya

Penyebaran : Saprofit cendawan bisa menyebar di atas tanah dan terbawa angin.

Pengendalian : Termasuk penyakit padi yang cukup merepotkan, dimana banyak bibit padi yang terserang kemudian mati. Pengendalian penyakit ini adalah dengan mengeringkan lahan pertanian selama beberapa waktu dan juga jika ada tanaman yang terdeteksi terserag penyakit ini segera di cabut dan dibakar agar tidak menyebar kemana mana.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *